Pages Menu
TwitterRssFacebook
Categories Menu

Posted on Jul 21, 2017 in Kabar Pondok | 0 comments

Ribuan Santri Ikuti Aksi Damai Tolak Full Day School

Ribuan Santri Ikuti Aksi Damai Tolak Full Day School

Jum’at, 21 Juli 2017 Pondok Pesantren Durrotu Ahlissunnah Wal Jamaah ikut serta aksi damai tolak pelaksanaan Permendikbud No. 23 Tahun 2017 yang mengatur lima hari sekolah (Full Day School) di Jawa Tengah yang bertempat di Depan gedung kantor Gubernur Jawa Tengah.

Seluruh santri antusias dan bersemangat dalam aksi damai menyuarakan penolakan FDS,  terbukti dengan kompaknya santriwan dan santriwati dalam menyuarakan penolakan dengan bersholawat bersama ataupun menyanyikan lagu Ya Lal Waton sebagai wujud kecintaan NU terhadap negeri serta berbagai spanduk yang sudah disiapkan sebelum aksi dimulai.

Berbagai banon NU turun dalam aksi damai tolak FDS, diantaranya Anshor, Fatayat, IPNU IPPNU dan Pondok Pesantren dari berbagai daerah di Jawa tengah ikut turun aksi menyuarakan penolakan  pelaksanaan FDS . Seluruh massa sepakat bahwa dengan dilaksanakannya FDS hanya akan mematikan TPQ maupun Ponpes di Jawa Tengah yang sudah terbukti akan melahirkan generasi yang kuat agama maupun karakternya.

“Kami menolak dengan tegas Permendikbud yang mengatur lima hari sekolah karena tidak sesuai dengan UUD 1945 serta UU No. 20 tahun 2003 tentang Sisdiknas. Selai  itu, Permendikbud itu telah meresahkan masyarakat,” tegas Koordinator Aksi Hudallah Ridwan disela aksi.

Aksi damai berjalan lancar dan tidak menimbulkan kericuhan ataupun kerusuhan berkat himbauan yang baik oleh koordinator lapangan, salahsatu himbauan yang sering diulang-ulang oleh koordinator lapangan  adalah “jangan tinggalkan sampah dijalan”

 

Post a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *