Pages Menu
TwitterRssFacebook
Categories Menu

Posted on Apr 3, 2017 in Kabar Pondok | 0 comments

Ponpes Aswaja Sabet 5 Juara pada Musabaqob Kitab Kuning Se-Kota Semarang

Ponpes Aswaja Sabet 5 Juara pada Musabaqob Kitab Kuning Se-Kota Semarang

Semarang – Ponpes Durrotu Aswaja, Banaran sabet 5 juara pada ajang Musabaqoh Kitab Kuning Tingkat Kota Semarang yang diadakan oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pada hari Ahad (2/4). Lomba yang diadakan di Ponpes Al-Manan Jl. Sumurgunung RT 05 RW VI Gunungpati Semarang ini diikuti oleh beberapa pondok pesantren di kota Semarang dengan dua tingkatan Ula (usia 15-20 tahun kitab Fathul Qorib) dan tingkat Ulya (usia 21-25 kitab Ikhya Ulumudin)

Pada kesempatan kali ini, ponpes Durrotu Aswaja mengirimkan sebelas santrinya untuk mengikuti lomba musabaqoh tersebut. Dari sebelas santri tersebut dibagi menjadi dua cabang perlombaan yaitu Qiroatul Kutub dan Nadhom Imrithi. Dalam cabang qiroatul kutub yaitu ada Ulin Nuha, Am Adzkiya, Durrotun Ma’rufah, Ike Rahayu dan Umi Lathifah. Sedangkan dalam cabang nadhom imrithi yaitu ada Agus Sulaiman, M Lukman Hakim, Ikrimatul Lailiyah, Zumrotul Mufida, Shofia Nur Hasanah dan Nur Halimah.

Adapun juara yang berhasil diraih santri Ponpes Durrotu Aswaja adalah Juara 1 Lomba Baca Kitab Kuning (Ike Rahayu), Juara 2 Lomba Baca Kitab Kuning (Durrotun Ma’rufah-Rekanita IPPNU Unnes), Juara 1 Imrithi (Ikrimatul Laily), Juara 2 Imrithi (Shofia Nur Hasanah) dan Juara 2 Lomba Baca Kitab Kuning putra (Ulin Nuha).
“Pertanyaan juri membelitkan. Alur lombanya membaca kitab seperti biasa kemudian diterjemahkan kedalam bahasa indonesia, lalu diminta menjelaskan isinya dan tanya jawab seputar nahwu shorof dan pendalaman isi.” Ungkap Durrotun, juara 2 lomba baca kitab kuning.

Sedangkan lomba imrithi itu sendiri peserta diminta untuk melanjutkan bait imrithi kemudian murod (menjelaskan isi bait), kemudian ditanya tentang kandungan isi bait tersebut.
“Juara 1 dan 2 dari lomba ini akan diajukan untuk Musabaqoh Kitab Kuning tingkat provinsi Jawa Tengah mewakili kota Semarang” pungkasnya.

Pengasuh ponpes Durrotu Aswaja (Kyai Agus Ramadhan S.Pd.I) sangat mengapresiasi atas tercapainya prestasi yang telah di raih oleh santrinya tersebut. Beliau menginginkan untuk para santri yang juara di tingkat kota itu tidak hanya berhenti sampai disitu tapi dapat melaju sampai ke tingkat nasional, ujarnya dalam acara penutupan porsiantri HAS XXVII. (2/4)

Post a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: