Pages Menu
TwitterRssFacebook
Categories Menu

Posted on Nov 11, 2018 in Kabar Pondok | 0 comments

PERINGATI HARI PAHLAWAN, DURROTU ASWAJA GELAR DIKLAT YANBU’A

PERINGATI HARI PAHLAWAN, DURROTU ASWAJA GELAR DIKLAT YANBU’A

Semarang – Pondok Pesantren Durrotu Ahlissunnah wal Jama’ah (Durrotu Aswaja) memperingati hari pahlawan dengan menggelar acara pendidikan dan pelatihan yanbu’a.

Belajar baca tulis dan menghafal al-qur’an sangat penting bagi setiap muslim. Kepentingan tersebut lebih terasa bagi setiap orang yang tinggal di lingkungan kota metropolitan, layaknya Semarang. Hal tersebut sesuai ungkapan dari Kyai Agus Ramadhan.

Para peserta antusias mendengarkan materi dari KH. M Ulil Albab Arwani

“Belajar tentang al-qur’an akan ter

asa lebih penting ketika hidup dilingkungan metropolitan,” sambut Kyai Agus, pengasuh Pondok Pesantren Durrotu Aswaja saat membuka acara diklat tersebut. Sabtu (10/11/2018).

 

Senada dengan Kyai Agus,

, pengasuh Pondok Tahfidh Yanbu’ul Qur’an Qudus memberikan keterangan dalam sambutannya tentang salah satu dari fadhilah al-qur’an.

“Al-Qur’an itu  lebih utama atau penting dari pada segala sesuatu kecuali atau selain Allah SWT,” jelas pengasuh Pondok Tahfidh Yanbu’ul Qur’an Qudus tersebut. (10/11/2018)

Dalam belajar, metode lebih penting dari pada isi materi. Isi materi akan diterima dengan adanya metode yang tepat untuk memahamkan sesorang. Selain metode, sanad keguruan juga tidak kalah penting. Dengan adanya sanad, keilmuan seseorang tidak dapat diragukan lagi.

“Sanad merupakan setangah dari agama,” imbuh Kyai Agus dalam sambutannya. (10/11/2018)

Pentingnya belajar al-qur’an membuat Pondok pesantren Durrotu Aswaja terdorong untuk turut andil dalam menciptakan kegiatan tersebut. Pada hari Minggu (10/11/2018) Durrotu Aswaja dapat menggelar acara diklat untuk pertama kalinya. Diklat tersebut diikuti oleh 300 peserta dari berbagai daerah di Jawa Tengah dan sebagian santri pondok pesantren Durrotu Aswaja.

“Alhamdulillah, pada hari ini kita dapat menggelar acara diklat yang pertama kalinya dengan jumlah 300 peserta,” papar Arju, Ketua acara diklat yanbu’a dalam sambutannya. (10/11/2018)

Pelaksaanaan acara diklat yanbu’a tersebut bertepatan dengan hari pahlawan, hari yang penuh sejarah bagi rakyat Indonesia. Kyai Agus Ramadhan berharap dengan terselenggarakannya acara ini yang bertepatan dengan hari pahlawan, dapat memberikan semangat awal bagi para pejuang al-qur’anul karim dalam membumikan dan melangitkan al-qur’an. Selain itu, beliau juga berharap agar acara ini dapat berkelanjutan kedepannya.

“Semoga acara ini dapat dilaksanakan secara istiqomah atau berkelnjutan untuk kedepannya,” Tutup Kyai Agus dalam sambutannya.(10/11/2018). [Penulis. DA]

Post a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: