Pages Menu
TwitterRssFacebook
Categories Menu

Posted on Mar 30, 2017 in Kabar Pondok | 0 comments

Pembukaan Pekan Olahraga dan Seni Santri (PORSIANTRI) HAS XXVII PP Durrotu Ahlissunnah Waljama’ah

Pembukaan Pekan Olahraga dan Seni Santri (PORSIANTRI) HAS XXVII PP Durrotu Ahlissunnah Waljama’ah

Semarang, Setelah Grand Opening dan Sarasehan HAS XXVII terlaksana kemarin, malam ini (29/3) PP Durrotu Aswaja kembali menggelar acara pembukaan PORSIANTRI. Acara diselenggarakan bebarengan dengan lomba da’i dan hadroh kange bertempat di halaman pesantren.

Tema yang diambil adalah nasionalisme, sama dengan tema besar HAS kali ini.

Konsep pelaksanaannya dilakukan dengan cara selang-seling, dimana setiap dua orang peserta da’i diikuti oleh peserta hadroh. Peserta da’i dan hadroh merupakan perwakilan kelas madin.

Tak hanya mengusung hadroh dan da’i, PORSIANTRI tahun ini juga menyelenggarakan lomba bersih kamar, rangking 1, kaligrafi, hadroh dan da’i mbake, cipta puisi dan cerpen, dan hafalan nadhom imrithi dan alfiah. Setiap lomba mewajibkan masing-masing kelas untuk mendelegasikan peserta. Jika tidak ada yang maju, maka dikenai sanksi berupa denda bingkisan seharga 15-30 K.

Untuk lomba putra putri pondok, dipilih oleh para santri sendiri berdasarkan daftar yang sudah dicantumkan dalam quisioner. Di sana, santri diharuskan memilih tiga dari beberapa daftar santri yang dicantumkan.

Acara lomba da’i dan hadroh begitu menyita perhatian para santri. Hal itu nampak dari semangat dan antusiasme para santri dalam menanggapi setiap penampilan. Pasalnya, masing-masing penampil da’i dan penyaji hadroh memiliki keunikannya masing-masing dalam kompetisi ini.

Kelas empat misalnya, mereka menyisipkan ide penari ala sufi dan atraksi memainkan rebana. Kelas dua, menyisipkan pembacaan puisi beserta ilustrasi. Para penampil da’i juga memiliki keunikan gaya penyampaian yang khas.

Post a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: