Pages Menu
TwitterRssFacebook
Categories Menu

Posted on Mar 17, 2017 in Kabar Pondok | 0 comments

Let’s Do A Conversation Let’s Speak Up Sebagai Acara Satnight-nya Santri Aswaja

Let’s Do A Conversation Let’s Speak Up Sebagai Acara Satnight-nya Santri Aswaja

Ada yang berbeda di Pesantren Durrotu Ahlisunnahwaljamaah ( PPDA) pada malam tadi (28/1). Sorak-sorai ketawa riang menemani malam minggu para santri PPDA, bukan sembarang ketawa karena malam tadi teradapat acara berlatih ngomong bahasa Inggris dengan tema “ Let’s Do A Conversation Let’s Speak Up”. Acara malam tadi merupakan acara kedua setelah nonton bareng (nobar) debat pilkada DKI sehari yang lalu. Acara tersebut diadakan dalam mengisi kekosongankegiatan pra libur pondok yang akan dimulai sekitar satu pekan lagi, seperti yang dikatakan lurah pondok putri yakni mbak Naela Hidayatul Mukaromah alias mbak Naela panggilan akrabnya, “ ya, acara ini merupakan acara untuk mengisi kekosongan kegiatan”, tuturnya.

Dan ketika ditanya mengenai ide acara tadi malam, orang nomor satu di pondok putri itu sekaligus pengisi acara pada acara conversation tadi malam mengatakan bahwa acara tersebut merupan hasil inisiatif pengurus pondok dalam mengisi kekosongan kegiatan sebelum liburan pondok, “ ini merupakan ide dari pengurus, kemarin saat rapat ingin membuat acara yang santri itu tidak hanya mendengar tapi juga aktif. Karena kalau acara seperti biasanya santri akan mudah mengantuk”, ungkapnya dengan gaya khas beliau.

Acara tersebut dimulai pukul 20.00 wib hingga sekitar pukul 21.30 wib, dan diikuti oleh santri putra maupun santri putri PPDA. Respon mereka sangat positif terhadap acara tersebut seperti diungkapkan oleh salah satu santri senior asal Pati yang bernama Eka Laila, “ acara tadi menarik sekali, karena saya tertarik belajar bahasa Inggris. Didasari saya yang belum bisa bahasa Inggris, tapi ingin bisa bahasa Inggris bisa bicara bahasa Inggris dengan terampil. Dan harapanya acara seperti tadi dapat diadakan rutin setiap seminggu sekali”, tambahnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh salah satu santri baru angkatan 2016 yang bernama Nana Isna asal Kendal, “Menyenangkan. Karena seperti saya yang dari jurusan bahasa Indonesia kurang bisa memahami bahasa Inggris. Dengan acara seperti ini membuatku tidak tegang belajar bahasa Inggris dan tetap paham”, kata orang yang akrab dipanggil U’un oleh teman-temanya. “ kalau ada jam kosong, bagus diadakan cara seperti ini. Saya suka dengan acara-acara seperti ini. Karena biasanya tidur”, katanya sambil ketawa. “ dan catatan kenapa harus ada satir?”, tambahnya kembali sambil ketawa lagi saat diwawancara disela-sela acara.

Acara tadi malam cukup dibilang sukses dalam merebut perhatian para santri karena hingga akhir para santri antusias mengikuti materi yang diajarkan. “ menurut saya sukses, karena diluar ekspetasi saya. Saya ngeprint lembaran tadi 50 lembar, dan ternyata kurang. Ketika listrik mati dikira bakal males. Ternyata mereka tiap kelompok membawa hp sebagai baterai”, jelas mbak Naela sang pengisi acara malam tadi. [UR-25]

 

Post a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *