Pages Menu
TwitterRssFacebook
Categories Menu

Posted on Mar 17, 2017 in Kabar Pondok | 0 comments

Kesakralan Peringatan Haul Sang Murabbi

Kesakralan Peringatan Haul Sang Murabbi

Semarang – Peringatan Haul Al-Maghfurlah Abah Kyai Masyrokhan yang pertama diadakan pada hari Ahad, tanggal 26 Februari 2017.  Bertepatan padatanggal 29 Jumadil Akhir 1438, Pondok Pesantren Ahlissunnah Waljama’ah Desa Banaran, Sekaran, Gunungpati Semarang, mengadakan serangkaian acara antara lain pembacaan manakib dan dziba’an, simaan dan khataman Al-qur’an, serta Pengajian memperingati Haul Abah Kyai Masyrokhan ke-1.

Pelaksanaan acara yang sudah dimulai dari Sabtu malam kemarin adalah pembacaan manakib dan dziba’an oleh santri putra dan santri putri. Pelaksanaan pembacaan manakib dan dziba’an oleh santri putra bertempat di maqbaroh Abah Kyai Masrokhan tepatnya di Siwarung Barat Banaran, dan oleh santri putri bertempat di aula putra dan putri.

Acara selanjutnya yaitu simaan yang dipimpin oleh santri-santri tahfidz di maqbaroh Abah Kyai Masrokhan. Santri tahfidz dan santri putri lainnya mengisi simaan dari pukul 06.00 selanjutnya diisi oleh santri putra pada pukul 09.00. Acara ditutup dengan khataman dan tahlil pada pukul 13.00.

Serangkaian acara lainnya yakni Pengajian memperingati Haul Abah Ke-1. Bertempat di maqbaroh Abah Kyai Masrokhan, pengajian diisi oleh Nyi Ulil Albab sebagai pe-mau’idhoh khasanah. Beliau menerangkan tentang khusnul khotimah, salah satunya ialah mati dengan keadaan khusnul khotimah. Dalam penjelasannya, kematian secara khusnul khotimah berarti meski jasadnya tidak ada namun kehadirannya akan tetap membersamai kita dihati. Tak dapat dipungkiri, sosok Abah Kyai Masyrokhan adalah seorang suri tauladan, guru, dan orang tua bagi setiap santri PPDA.

Bertepatan dengan acara Haul ke 1 Abah Kyai Masyrokhan dihadiri oleh seluruh santri Pondok Pesantren Ahlissunnah Waljama’ah, alumni, kerabat, dan warga sekitar khususnya Desa Banaran. Serangkaian acara Haul ini kemudian ditutup dengan pembacaan simtudurror oleh seluruh santri putra putri Pondok Pesantren Ahlissunnah Waljama’ah.

 

Post a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *