Pages Menu
TwitterRssFacebook
Categories Menu

Posted on Apr 2, 2017 in Kabar Pondok | 0 comments

PORSIANTRI PART 2

PORSIANTRI PART 2

Semarang – PORSIANTRI HAS XXVII kembali menggelar acara lomba da’i dan dan hadroh mbake yang diselenggarakan sehabis madin di aula putra putri, Sabtu (1/3). Acara ini termasuk serangkaian acara yang berlangsung dari tanggal 29 Maret – 2 April.

Sistem lomba da’i dan hadroh kali ini sama dengan yang berlaku di kange, yaitu dibuat selang seling dan diambil dari masing-masing kelas. Setiap dua penda’i maju, maka selanjutnya disusul penampilan hadroh.

Peserta da’i diambil dari kelas dengan ketentuan masing-masing kelas mengirimkan minimal dua delegasi, sedangkan peserta hadroh diwajibkan satu kelas satu kelompok.

Untuk da’i, kelas 1 diwakili oleh Yuli Istiqamah dan Baiti Rahmawati, kelas 2 diwakili oleh Riskia Wahyuni dan Siti Laili, kelas 3 diwakili oleh Afidatul Ummah dan Henis Insyiroh, kelas 4 diwakili oleh Ani Aulia dan Alfiatur Rohmaniah. Kesemua peserta tampil dengankekhasan mereka masing-masing ingga mampu menyihir semua penonton.

Salah satu hal yang disampaikan mengenai nasionalisme datang dari Ani Aulia, bahwa wujud nasionalisme kita dalam menjaga keutuhan NKRI dengan mempelajari sungguh-sungguh, mengamalkan, dan mengajarkan paham aswaja.

Kemudian, Riskia Wahyuni mengatakan bahwa peran pemuda begitu penting dalam menjaga keutuhan negeri yang dilengkapi dengan pendapat Afidatul Ummah, bahwasannya santri sebagai pemuda dapat menjunjung nasionalisme dengan cara sederhana yaitu menjalankan peran sebagai seorang santri yang baik.

“Semua tampilan sudah sangat bagus, tapi menurut pendapat saya, akan lebih bagus lagi jika ada suatu hal yang unik dari tiap-tiap penampilan yang membedakan satu sama lain,” ujar salah satu juri.

Dari sudut kange, kelanjutan liga futsal dari antar daerah menyisakan delapan klub. Dari persaingan sengit tersebut lahirlah sang juara yaitu dari klub Gasela Muda (tim dari daerah santri selatan) yang telah menyingkirkan klub dari Iswara Jepara 3-1.

Selain futsal, juga ada perlombaan tenis meja yang diikuti oleh beberapa santri putra yang dilaksanakan di Sambaulung Futsal. Dari berbagai pertarungan yang begitu menegangkan dan menarik muncul lah 2 sosok orang yang melaju ke final yaitu abdurrohman (gusdur) dengan zaim. Dan akhir dari pertandingan tersebut adalah sang zaim lah yang lebih unggul dan muncul sebagai juara tenis meja dalam porsiantri HAS XXVII PPDA.

Post a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: